TIM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG BERMITRA DENGAN GRUP SENI TRADISIONAL EBEG BUDAYA LARAS SIJENGGUNG, BANJARMANGU, BANJARNEGARA

Berlokasi di dusun Tempuran, desa Sijenggung, Banjarmangu, pada hari Sabtu 9 Maret 2024, Universitas Negeri Semarang melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat, yang diketuai oleh Dr. Langlang Handayani, M.App.Sc mengadakan pelatihan dan pendampingan tata suara bagi anggota grup seni tradisional Ebeg Budaya Laras. Kegiatan bertema Penguatan Keterampilan Tata Suara untuk Pergelaran bagi Grup Seni Tradisional Budaya Laras Sijenggung, Banjarmangu, Banjarnegara. Kegiatan diikuti oleh peserta yang berasal dari semua komponen grup Budaya Laras, baik pengurus, penari Ebeg, dan penabuh gamelan, yang berjumlah 40 orang. Adapun materi kegiatan adalah penataan sound system dan gending untuk pagelaran Ebeg. Setelah kegiatan pelatihan pada pertemuan pertama tersebut, selanjutnya akan dilakukan pendampingan praktek menata sound system dan gending untuk latihan dan pergelaran, yang direncanakan dilaksanakan setelah Idul Fitri 2024. Selain diskusi dan praktek tentang penataan sound system dan gending, dalam kegiatan tersebut tim pengabdian masyarakat juga menyerahkan bantuan beberapa unit instrumen gamelan kepada grup Budaya Laras beserta pelarasan (tunning) gamelan yang sudah ada.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari UNNES beranggotakan Dr. Slamet Haryono, M. Sn., Drs. R. Indriyanto, M. Hum., Teguh Darsono, M. Si, Ph.D, Dr. Sunarno, M. Si., Indrawan Nur Cahyono, dan 3 orang mahasiswa, masing-masing adalah Haydnn Caesha Maulana, Aditya Bagus Wicaksana, dan Neni Nur Afia.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua bidang Seni Budaya desa Sijenggung, bapak Parsin. Dalam sambutannya, pak Parsin menyambut gembira terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Beliau mengatakan bahwa Sijenggung awalnya merupakan desa yang memiliki banyak pemain Ebeg. Namun seiring berjalannya waktu, grup kesenian ini mulai kesulitan untuk menggelar pertunjukan karena pemain yang meninggalkan desa untuk bekerja. Oleh karenanya, dengan dimotori oleh beberapa pemuka masyarakat, dibentuklah grup Ebeg anak Budaya Laras. Meskipun masih banyak kekurangan di sana-sini, namun para pengurus maupun pemain terus berusaha untuk menjadi lebih baik. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat tepat diadakan, sebagai bentuk upaya memperbaiki performa grup sekaligus sebagai usaha nyata dalam konservasi budaya seni tradisional Ebeg. Selain pak Parsin, kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dusun Tempuran: Pak Amin Setianto, dan Kepala Desa Sijenggung: Pak Suyono. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sijenggung mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian dan berharap agar kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi grup Budaya Laras untuk mengembangkan kualitas penampilannya.

Dengan konsep diskusi informasi yang dilaksanakan di halaman rumah penduduk setempat, yang biasa dipakai untuk latihan dan menggelar Ebeg, acara diawali dengan penyampaian materi tentang sound system yang diselingi dengan tanya jawab dan praktek langsung oleh peserta. Selanjutnya, tim pengabdian memberikan penjelasan tentang gending dan permasalahan yang dialami oleh grup Budaya Laras. Selain itu, para peserta juga diminta memberikan tanggapan dan saran secara langsung tentang pelaksanaan kegiatan. Tanggapan positif banyak diberikan oleh peserta tentang manfaat yang diperoleh dari kegiatan. Saran yang diberikan oleh para peserta diantaranya adalah waktu pelaksanaan, yakni agar masih ada kegiatan berikutnya yang bisa dilaksanakan di Sijenggung.

Kegiatan ditutup oleh Kepala desa Sijenggung. Beliau berharap akan adanya tindak lanjut dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di kesempatan yang akan datang.

Picture2

(Pembukaan oleh Ketua Bidang Seni Budaya desa Sijenggung, Banjarmangu, Banjarnegara: Bapak Parsin)

 Picture1

(Foto Bersama tim pengabdian dan grup Budaya Laras)

Picture3  

(Sambutan oleh Kepala Desa  Sijenggung: Bapak Suyono)

Picture4 

(Penyerahan bantuan instrumen gamelan dari tim pengabdian yang diwakili oleh ketua tim, ibu Dr. Langlang Handayani, M.App.Sc, kepada grup Budaya Laras)

Tulis Komentar